Make your own free website on Tripod.com
BNI Syariah
 

 

Giro

Mendukung aktivitas usaha Anda sesuai dengan syariah

Giro Wadiah merupakan simpanan nasabah berbentuk giro dengan prinsip Wadiah Yad Dhamanah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan media cek atau bilyet giro.
Dengan prinsip Wadiah Yad Dhamanah*) yang sesuai dengan syariah, Giro BNI Syariah merupakan pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan nilai lebih oleh rekanan bisnis Anda. Gunakan rekening Giro BNI Syariah untuk rekanan bisnis anda dan rasakan betapa dipercayanya Giro BNI Syariah.

Persyaratan Mudah :

Giro Perorangan :
- Membawa kartu identitas asli (KTP)/SIM/paspor atau identitas lainnya
- Mengisi formulir aplikasi
- Foto copy NPWP, SIUP dan legalitas usaha lainnya
- Setoran awal minimal sebesar Rp. 500.000,-

Giro Perusahaan/lembaga
- Membawa kartu identitas asli (KTP)/SIM/paspor atau identitas lainnya atas yang berhak pada perusahaan / lembaga, serta akta pendiriannya.
- Mengisi formulir aplikasi
- Foto copy NPWP, SIUP dan legalitas usaha lainnya
- Setoran awal minimal sebesar Rp. 1.000.000,-

Keunggulan :
1. Uang Anda aman duniawi dan ukhrowi karena dikelola sesuai syariah oleh BNI Syariah yang sudah terbukti aman dan dipercaya.
2. Dapat memperoleh bonus yang menarik.
3. Rekening Giro Wadiah perorangan dapat memperoleh Kartu ATM Syariahplus.
4. Seluruh transaksi Anda tercatat melalui rekening giro secara computerized.
5. Pengoperasian dana ke sektor riil yang menguntungkan khususnya untuk kemajuan ekonomi ummat dan tidak bertentangan dengan syariah.

*) Wadiah Yad Dhamanah
Merupakan titipan dana murni yang dengan seizin dari pemilik dana dapat dioperasikan oleh bank untuk mendukung sektor riil dengan jaminan bahwa dana dapat ditarik sewaktu-waktu oleh pemilik dana (dengan menggunakan media cek atau bilyet giro).

Keuntungan / kerugian atas pemanfaatan dana tersebut sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab dari bank, sedangkan pemilik dana (shahibul maal) tidak memperoleh imbalan dan tidak bertanggung jawab jika terjadi kerugian. Namun kepada pemilik dana dapat diberikan bonus yang tidak diperjanjikan di depan, melainkan tergantung dari kebijakan bank yang dikaitkan dengan pendapatan bank.