Make your own free website on Tripod.com
BNI Syariah
 

 

Ijarah

Ijarah Bai Ut Takjiri adalah pembiayaan berdasarkan prinsip sewa beli. Pembiayaan ini sesuai untuk Anda yang menginginkan tambahan asset yang diperoleh melalui sewa yang pada akhirnya bertujuan untuk pengalihan kepemilikan asset tersebut kepada Anda.

Pembiayaan Ijarah
Dalam produk ijarah akan ditawarkan 2 (dua) jenis produk yang sangat cocok dengan kebutuhan msayarakat saat ini yaitu:
- Ijarah Bai Ut Takjiri
- Ijarah Musyarakah Muntanaqisah.

Ijarah Bai Ut Takjiri

Produk Ijarah ini, suatu kontrak sewa yang diakhiri dengan penjualan.
Produk ini ditawarkan untuk memberikan pelayanan kepada nasabah yang memerlukan asset yang diperoleh melalui sewa yang pada akhirnya bertujuan untuk pemindahan kepemilikan asset tersebut kepada penyewa, yang lebih dikenal sebagai "Ijarah Muntahia Bittamliik/ Ijarah Wa Iqtina". Yang pada intinya produk ini adalah dengan prinsip sewa beli, dimana harga sewa dan harga beli ditetapkan bersama diawal perjanjian.


SKEMA PEMBIAYAAN IJARAH MUNTAHIA BITTAMLIIK

1. Nasabah memesan untuk menyewa barang kepada Bank.
2. Bank membeli dan membayar barang kepada Supplier.
3. Supplier mengirim barang kepada Nasabah.
4. Nasabah membayar sewa kepada Bank.
5. Masa sewa diakhiri dengan nasabah membeli barang tersebut.

Ijarah Musyarakah Muntanaqisah

Dalam produk ini ditawarkan kepada nasabah yang ingin memiliki suatu asset dengan jalan membayar secara bertahap. Oleh karena yang bersangkutan hanya memiliki dana sebagian, maka ditempuh dengan jalan bermusyarakah dengan Bank.

Disepakati antara Bank dengan nasabah untuk berkongsi dengan menyertakan modal masing-masing sesuai dengan yang disepakati untuk membeli suatu asset. Asset tersebut kemudian disewakan kepada nasabah dengan harga sewa yang disepakati. Oleh karena pihak nasabah bermaksud memiliki asset tersebut pada akhir sewa maka nasabah tidak mengambil bagian dari uang sewa tersebut dan seluruhnya diserahkan kepada Bank sebagai upaya penambahan modal miliknya, dengan demikian semakin banyak angsuran semakin bertambah modal nasabah dan semakin berkurang modal Bank sampai modal bank menjadi Nol/nihil sehingga asset tersebut menjadi milik nasabah.

Produk ini akan diaplikasikan kepada pembiayaan kepemilikan rumah (sebagai alternatif dari KPR).